Assalamu'alaikum.
Pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan sebuah tutorial untuk mengakses dan mengkonfigurasi Cisco Router melalui port console. Cisco adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang networking atau jaringan yang menjadi salah satu vendor bagi sebuah ISP yaitu berperan dalam sisi hardware nya. Mengkonfigurasi router ada dua cara : melalui port console dan melalui network.
Sebelum menuju
isi, kita harus menentukan alat dan bahan atau daftar perangkat, serta
perencanaan jaringan yang digunakan untuk praktikum. Di bawah ini adalah daftar
perangkat atau alat dan bahan yang digunakan.
Laptop
Setelah alat dan
bahan serta perangkat sudah disipakan, maka berikut adalah topologi yang
digunakan untuk praktikum :
Keterangan
Topologi :
- Pada Router akan
di set IP nya menjadi 192.168.18.1 dengan netmask 255.255.255.0 yang digunakan
pada interface FastEthernet 0/0, lalu dihubungkan ke FastEthernet 0/1 pada
Switch.
- Pada Switch akan
di set IP nya menjadi 192.168.18.2 dengan netmask 255.255.255.0 yang digunakan
pada interface Vlan1, lalu akan dihubungkan dengan PC melalui FastEthernet 0/1.
- IP address pada
switch digunakan untuk melakukan remote dengan telnet dari PC ke Switch tersebut.
- Pada PC akan di
set IP nya menjadi 192.168.18.18 dengan netmask 255.255.255.0 yang digunakan
pada interface Ethernet dan tersambung dengan Switch.
Port Console yang ada pada Cisco Switch CatalystSetelah perangkat sudah siap dan perencanaan jaringan sudah siap, maka langkah selanjutnya adalah memulai praktikum, dengan langkah kerja sebagai berikut :
1. Instalasi Driver Serial-to-USB
Driver ini sangat
penting untuk di install karena driver inilah yang membuat komponen atau kabel
serial-to-usb nya kompatibel dan bekerja dengan baik.
Pertama-tama buka
folder yang berisi Driver Cisco, lalu untuk Windows 7 32 bit bisa memilih
Driver untuk Vista.
Lalu
buka folder tersebut, pilih diver.exe lalu klik kanan > Run as administrator.
Lalu akan muncul
tampilan berikut yaitu License Agreement atau persetujuan lisensi, pilih
"I accept...." lalu klik next. Tunggu proses instalasi driver hingga
selesai.
Jika instalasi telah selesai, restart PC/Laptop. Untuk melakukan pengecekan
apakah driver sudah terpasang dengan baik atau belum, buka menu Device
Manager melalui Control Panel. Jika sudah ter-install, maka
akan muncul pada tab Ports COM yaitu COM3 (nomor port setiap
PC/Laptop akan berbeda). Port ini akan digunakan sebagai proses untuk
konfigurasi router melalui console.
Setelah nomor port
diketahui, maka selanjutnya adalah mengakses dan konfigurasi pada Switch.
Mengakses Switch menggunakan aplikasi putty, dengan memasukkan Serial Line nya
lalu open.
Untuk konfigurasi dasar pada Switch, lebih lengkapnya dipraktikkan oleh teman saya yang dapat diakses melalui link berikut
3. Mengakses dan Konfigurasi Dasar pada Cisco Router
Setelah port COM
diketahui maka akses Router menggunakan aplikasi Putty, masukkan Serial Line
nya yaitu COM3, lalu open.
Setelah itu akan
muncul proses inisialisasi dari router saat pertama kali di akses, seperti
gambar berikut ini.
a. Konfigurasi
IP domain lookup
untuk menghapus ip
domain-lookup masukkan perintah "no ip domain-lookup" yang digunakan
untuk mematikan fungsi Domain-lookup konfiguasi router.
Untuk mengubah
hostname Router, gunakan perintah "hostname [nama]". Pada praktikum
ini hostname diubah menjadi router-ingka
Pada
konfigurasi ini, akan di setting console 0 agar memiliki password dengan
perintah "line console 0" > "password [passwordnya]".
Dan agar ketika login prompt akan muncul, dengan menggunakan logging
synchronous > login > exit.
Privilege mode
adalah suatu mode dalam console cisco yang digunakan ketika kita baru masuk ke
console lalu mengetik "enable", dengan ada password ini maka sebelum
masuk ke privilege mode harus memasukkan password telebih dahulu.
Vty adalah virtual
terminal digunakan ketika user ingin dapat mengakses jaringan dengan aplikasi
telnet. Password vty ini harus di set sebelum user bisa mendapatkan akses
melalui jaringan. Tanpa password, koneksi melalui jaringan akan ditolak oleh
router, dan router akan memberikan suatu notification : "Password
required, but not set". Untuk konfigurasi nya menggunakan perintah
"line vty 0 1" > "password [passwordnya]" >
"login" > "exit". Pada praktikum ini menggunakan
password cisco.
Banner MOTD
(Message of The Day) adalah sebuah pesan yang akan muncul ketika kita baru
mengaktifkan router dan ketika baru mulai mengakses router. Biasanya pesan-pesan
ii berisi bahwa Akses yang tidak sah sangat dilarang, dan lain-lain. Masukkan
perintah "banner motd #" lalu masukkan pesan nya dan diakhiri dengan
tanda "#".
Berikut ini adalah
contoh ketika exit, lalu mencoba untuk login ke mode user EXEC dan privilege
mode akan diminta password, lalu akan muncul banner MOTD nya.
Untuk setting IP,
pastikan bahwa interface yang ada pada router sudah diketahui dengan memasukkan
peerintah "show interface" pada mode privilege. Pertama-tama masuk ke
konfigurasi interface nya terlebih dahulu dengan perintah "interface
fastEthernet 0" > "ip address [ip] [netmask]" > "no
sh". IP address yang digunakan dalam praktikum ini adalah 192.168.18.1/24
dengan netmask 255.255.255.0 pada interface FastEthernet 0. Tidak lupa untuk
memasukkan perintah "no sh" atau "no shutdown" agar
mengaktifkan interface.
Setelah
mengkonfigurasi dasar, kita bisa meng-copy konfigurasi yang sedang running ke
startup-config dengan memasukkan perintah "copy running-config
startup-config" lalu enter.
Pengujian nya
adalah melalui client dan switch agar keduanya bisa men-telnet, ping, dan
traceroute ke router. Pada client ubah IP nya menjadi sesuai topologi, yaitu
192.168.18.18 dengan netmask 255.255.255.0
lalu coba telnet
dengan aplikasi putty
ping dari client ke router, dan client sudah bisa terhubung ke router.
Setelah
konfigurasi selesai, hapus konfigurasi dengan menggunakan "erase
startup-config". Konfigurasi Router disimpan pada sebuah memory spesial
pada router yang disebut nonvolatile random-access memory (NVRAM). Tunggu
proses erase hingga selesai.
Setelah konfigurasi
terhapus, masukkan perintah "reload" pada mode user EXEC. Reload ini
digunakan untuk merestart konfigurasi dan memastikan bahwa konfigurasi telah
terhapus.
Lalu router akan muncul system configuration dialog, lalu ketik no karena konfigurasi dilakukan secara manual saja seperti yang telah dijelaskan di atas.
Router berhasil di reload konfigurasinya, dan
konfigurasi sebelumnya sudah terhapus.
Demikianlah yang dapat saya tuliskan, mohon maaf bila masih banyak kekurangan karena masih dalam tahap pembelajaran. Semoga bermanfaat.
Wassalamu'alaikum.


























