Jumat, 11 Maret 2016

Cara Mengakses dan Konfigurasi Dasar Pada Cisco Router



Assalamu'alaikum.


Pada kesempatan kali ini saya akan menuliskan sebuah tutorial untuk mengakses dan mengkonfigurasi Cisco Router melalui port console. Cisco adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang networking atau jaringan yang menjadi salah satu vendor bagi sebuah ISP yaitu berperan dalam sisi hardware nya. Mengkonfigurasi router ada dua cara : melalui port console dan melalui network.
Sebelum menuju isi, kita harus menentukan alat dan bahan atau daftar perangkat, serta perencanaan jaringan yang digunakan untuk praktikum. Di bawah ini adalah daftar perangkat atau alat dan bahan yang digunakan. 
Cisco Router 1700 
Cisco Catalyst Switch 2950
Kabel console
Kabel Serial-to-USB
Laptop
Setelah alat dan bahan serta perangkat sudah disipakan, maka berikut adalah topologi yang digunakan untuk praktikum : 



Keterangan Topologi :

- Pada Router akan di set IP nya menjadi 192.168.18.1 dengan netmask 255.255.255.0 yang digunakan pada interface FastEthernet 0/0, lalu dihubungkan ke FastEthernet 0/1 pada Switch.

- Pada Switch akan di set IP nya menjadi 192.168.18.2 dengan netmask 255.255.255.0 yang digunakan pada interface Vlan1, lalu akan dihubungkan dengan PC melalui FastEthernet 0/1.

- IP address pada switch digunakan untuk melakukan remote dengan telnet dari PC ke Switch tersebut.

- Pada PC akan di set IP nya menjadi 192.168.18.18 dengan netmask 255.255.255.0 yang digunakan pada interface Ethernet dan tersambung dengan Switch.
Port Console yang ada pada Cisco Switch Catalyst



Setelah perangkat sudah siap dan perencanaan jaringan sudah siap, maka langkah selanjutnya adalah memulai praktikum, dengan langkah kerja sebagai berikut :


1.  Instalasi Driver Serial-to-USB

Driver ini sangat penting untuk di install karena driver inilah yang membuat komponen atau kabel serial-to-usb nya kompatibel dan bekerja dengan baik. 

Pertama-tama buka folder yang berisi Driver Cisco, lalu untuk Windows 7 32 bit bisa memilih Driver untuk Vista.





Lalu buka folder tersebut, pilih diver.exe lalu klik kanan > Run as administrator.  


Lalu akan muncul tampilan berikut yaitu License Agreement atau persetujuan lisensi, pilih "I accept...." lalu klik next. Tunggu proses instalasi driver hingga selesai.

Jika instalasi telah selesai, restart PC/Laptop. Untuk melakukan pengecekan apakah driver sudah terpasang dengan baik atau belum, buka menu Device Manager melalui Control Panel. Jika sudah ter-install, maka akan muncul pada tab Ports COM yaitu COM3 (nomor port setiap PC/Laptop akan berbeda). Port ini akan digunakan sebagai proses untuk konfigurasi router melalui console.

2. Mengakses dan Konfigurasi Dasar pada Cisco Switch Catalyst

Setelah nomor port diketahui, maka selanjutnya adalah mengakses dan konfigurasi pada Switch. Mengakses Switch menggunakan aplikasi putty, dengan memasukkan Serial Line nya lalu open.

Untuk konfigurasi dasar pada Switch, lebih lengkapnya dipraktikkan oleh teman saya yang dapat diakses melalui link berikut 



3. Mengakses dan Konfigurasi Dasar pada Cisco Router

Setelah port COM diketahui maka akses Router menggunakan aplikasi Putty, masukkan Serial Line nya yaitu COM3, lalu open.


   

Setelah itu akan muncul proses inisialisasi dari router saat pertama kali di akses, seperti gambar berikut ini.


ketik no untuk memulai konfigurasi secara manual. Tekan enter. Console router siap digunakan.


      

 a. Konfigurasi IP domain lookup 

untuk menghapus ip domain-lookup masukkan perintah "no ip domain-lookup" yang digunakan untuk mematikan fungsi Domain-lookup   konfiguasi router.



b.   Mengubah hostname

Untuk mengubah hostname Router, gunakan perintah "hostname [nama]". Pada praktikum ini hostname diubah menjadi router-ingka


c.   Konfigurasi Password Console

 Pada konfigurasi ini, akan di setting console 0 agar memiliki password dengan perintah "line console 0" > "password [passwordnya]". Dan agar ketika login prompt akan muncul, dengan menggunakan logging synchronous > login > exit.


d.  Password privilege mode

Privilege mode adalah suatu mode dalam console cisco yang digunakan ketika kita baru masuk ke console lalu mengetik "enable", dengan ada password ini maka sebelum masuk ke privilege mode harus memasukkan password telebih dahulu.

e. Password line vty

Vty adalah virtual terminal digunakan ketika user ingin dapat mengakses jaringan dengan aplikasi telnet. Password vty ini harus di set sebelum user bisa mendapatkan akses melalui jaringan. Tanpa password, koneksi melalui jaringan akan ditolak oleh router, dan router akan memberikan suatu notification : "Password required, but not set". Untuk konfigurasi nya menggunakan perintah "line vty 0 1" > "password [passwordnya]" > "login" > "exit". Pada praktikum ini menggunakan password cisco.


f.  Membuat banner MOTD

Banner MOTD (Message of The Day) adalah sebuah pesan yang akan muncul ketika kita baru mengaktifkan router dan ketika baru mulai mengakses router. Biasanya pesan-pesan ii berisi bahwa Akses yang tidak sah sangat dilarang, dan lain-lain. Masukkan perintah "banner motd #" lalu masukkan pesan nya dan diakhiri dengan tanda "#". 
Berikut ini adalah contoh ketika exit, lalu mencoba untuk login ke mode user EXEC dan privilege mode akan diminta password, lalu akan muncul banner MOTD nya.


g.  Merubah IP Address Router

Untuk setting IP, pastikan bahwa interface yang ada pada router sudah diketahui dengan memasukkan peerintah "show interface" pada mode privilege. Pertama-tama masuk ke konfigurasi interface nya terlebih dahulu dengan perintah "interface fastEthernet 0" > "ip address [ip] [netmask]" > "no sh". IP address yang digunakan dalam praktikum ini adalah 192.168.18.1/24 dengan netmask 255.255.255.0 pada interface FastEthernet 0. Tidak lupa untuk memasukkan perintah "no sh" atau "no shutdown" agar mengaktifkan interface.


h.  Copy konfigurasi ke startup

Setelah mengkonfigurasi dasar, kita bisa meng-copy konfigurasi yang sedang running ke startup-config dengan memasukkan perintah "copy running-config startup-config" lalu enter. 


i. Pengujian dengan telnet ke Switch dan melalui Client

Pengujian nya adalah melalui client dan switch agar keduanya bisa men-telnet, ping, dan traceroute ke router. Pada client ubah IP nya menjadi sesuai topologi, yaitu 192.168.18.18 dengan netmask 255.255.255.0


lalu coba telnet dengan aplikasi putty

lalu client sudah bisa mengakses router

ping dari client ke router, dan client sudah bisa terhubung ke router.
traceroute dari client ke router, dan berhasil.


j.  Menghapus konfigurasi pada Router setelah digunakan

Setelah konfigurasi selesai, hapus konfigurasi dengan menggunakan "erase startup-config". Konfigurasi Router disimpan pada sebuah memory spesial pada router yang disebut nonvolatile random-access memory (NVRAM). Tunggu proses erase hingga selesai.


k. Me-reload konfigurasi

Setelah konfigurasi terhapus, masukkan perintah "reload" pada mode user EXEC. Reload ini digunakan untuk merestart konfigurasi dan memastikan bahwa konfigurasi telah terhapus. 

Lalu router akan melakukan inisialisasi kembali seperti saat pertama kali dinyalakan.
Lalu router akan muncul system configuration dialog, lalu ketik no karena konfigurasi dilakukan secara manual saja seperti yang telah dijelaskan di atas.


Router berhasil di reload konfigurasinya, dan konfigurasi sebelumnya sudah terhapus.



Demikianlah yang dapat saya tuliskan, mohon maaf bila masih banyak kekurangan karena masih dalam tahap pembelajaran. Semoga bermanfaat.

Wassalamu'alaikum.   



Tidak ada komentar:

Posting Komentar